Fisiologi manusia
Fisiologi manusia adalah ilmu yang mempelajari mekanis, fisik, dan biokimia fungsi manusia yang sehat, organ-organ mereka, dan sel-sel yang mereka tersusun. Tingkat utama fokus dari fisiologi adalah pada tingkat organ dan sistem. Sebagian besar aspek fisiologi manusia homolog erat dengan aspek-aspek terkait fisiologi hewan, dan hewan percobaan telah memberikan banyak dari dasar pengetahuan fisiologis. Anatomi dan fisiologi berhubungan erat dengan bidang studi: anatomi, studi tentang bentuk, dan fisiologi, mempelajari fungsi, secara intrinsik terikat dan dipelajari bersama-sama sebagai bagian dari kurikulum medis.
Integrasi, komunikasi dan Homeostasis
Dasar biologis studi fisiologi, integrasi mengacu pada banyak tumpang tindih fungsi sistem tubuh manusia, serta sebagai bentuk disertai. Hal ini dicapai melalui komunikasi yang terjadi dalam berbagai cara, baik listrik dan kimia. Dalam hal tubuh manusia, endokrin dan sistem saraf memainkan peranan besar dalam penerimaan dan pengiriman sinyal yang mengintegrasikan fungsi.Homeostasis adalah aspek utama berkaitan dengan interaksi dalam sebuah organisme, termasuk manusia.
Homeostatis
- Konsep Homeostatis
- Konsep homeostasis memperlihatkan keadaan statis atau konstan dalam lingkungan interna.
- Homeostasis menggambarkan kemampuan individu mempertahankan metabolisme relatif stabil dan fungsi normal meskipun banyak perubahan yang terjadi secara terus menerus.
- Perubahan metabolisme normal baik internal maupun eksternal menyebabkan tubuh berespon secara tepat.
2.Homeostasis bagi kelangsungan hidup
- Pengaturan fungsi tubuh oleh sistem saraf dan sistem pengaturan hormon.
- Sistem saraf umumnya mengatur aktivitas otot dan sekresi dalam tubuh sedangkan sistem hormon terutama mengatur fungsi metabolisme.
- Struktur tubuh diorganisir untuk membantu kelangsunga kehidupan.
- Salah satu kondisi homeostasis untuk mempertahankan kelangsungan hidup yaitu pembikan yang kadang-kadang tidak dianggap fungsi homeostasis.
- Pembiakan akan membantu mempertahankan keadaan stitik dengan menghasilkan yang baru untuk menggantikan yang telah mati.
3.Mekanisme umpan balik
- Sebagian besar sistem pengawasan tubuh bekerja dengan proses umpan balik negatif.
- Salah satu contoh umpan balik negatif yaitu hormon tiroksin yang mengatur kecepatan metabolisme tubuh
- Jika metabolisme rate menurun, hipotalamus dan kelenjar pituitary akan mendeteksi penurunan ini dan menstimulasi kelenjar tiroid untuk mensekresi hormon tiroksin. Tiroksin akan menstimulasi sistem sel enzim untuk memproduksi energi dari makanan dengan meningkatkan metabolisme rate. Peningkatan energi dan produksi panas akan dideteksi oleh otak dan kelenjar pituitary dan menurunkan produksi hormon hingga metabolisme rate menurun lagi.
4. Gangguan pada Homeostasis
- Jika keadaan normal tetap dipertahankan dalam lingkungan internal, sel tubuh akan terus hidup dan berfungsi dengan baik.
- Jika salah satu sistem fungsional tubuh kehilangan kemampuan untuk berfungsi, maka sel tubuh akan menderita.
- Disfungsi sedang mengakibatkan SAKIT sedangkan disfungsi yang berlebihan mengakibatkan kematian.
- Gangguan kesehatan seperti infeksi, cedera, prosedur medis dan bedah menyebabkan gangguan pada homeostasis.
- Keperawatan dimulai saat terjadi kegagalan homeostasis karena banyaknya prosedur keperawatan dan kerja yang dirancang untuk mendeteksi perubahan tersebut dan memperbaiki lingkungan internal tubuh
Kata homeostasis merujuk pada pemeliharaan ketahanan secara keseluruhan dalam tubuh. Homeostasis menstabilkan tubuh dengan mengatur lingkungan internal. Hal ini diperlukan tubuh untuk berfungsi sebagaiman mestinya. Proses homeostatik sangat penting untuk kelangsungan hidup setiap sistem sel, jaringan, dan tubuh. Homeostasis dalam pengertian umum mengacu pada stabilitas, keseimbangan atau equilibrium. Pemeliharaan lingkungan internal yang stabil memerlukan pemantauan konstan, terutama oleh sistem otak dan saraf. Otak menerima informasi dari tubuh dan merespon dengan tepat melalui pelepasan berbagai zat seperti neurotransmiter, katekolamin, dan hormon. Fisiologi organ individu lebih lanjut lagi berguna untuk memfasilitasi pemeliharaan homeostasis dari seluruh tubuh misalnya Pengaturan tekanan darah: pelepasan renin olehginjal yang memungkinkan tekanan darah akan stabil (Renin, Protein angiotensinogen, Sistem Aldosteron), meskipun otak membantu mengatur tekanan darah oleh hormonhipofisis dengan melepaskan Anti-diuretik (ADH). Dengan demikian, homeostasis dipertahankan di dalam tubuh secara keseluruhan, tergantung pada bagian-bagiannya.
Sistem Organ
Secara tradisional, disiplin akademik fisiologi memandang tubuh sebagai kumpulan sistem yang saling berinteraksi, masing-masing dengan kombinasi sendiri serta fungsi dan tujuan masing-masing. Setiap sistem tubuh berkontribusi terhadap homeostasis sistem lain dari seluruh organisme. Tidak ada sistem tubuh bekerja sendiri, dan kesehatan orang tergantung pada kesehatan semua sistem tubuh berinteraksi.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Annisah Labibah Malinda
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Umur : 19 tahun
Tempat, tanggal lahir : Karawang, 03 April 1995
Alamat : Jl.Dr.Taruno RT/RW : 03/01 No.88 Rengas condong,
Adiarsa Barat – Karawang 41312
Telepon : 0896-4686-9723
PENDIDIKAN FORMAL
2010 – 2013 : SMAN 4 Karawang , Jurusan :IPA
2007 -2010 : SMPN 2 Karawang Barat
2001 -2007 : SDN Adiarsa Barat 8 Karawang
KEMAMPUAN
· Berenang
· Mengoprasikan MS Excel, MS Word.
Hormat saya,
(Annisah Labibah Malinda)

good job
BalasHapus